Podman Introducing

Dec 30, 2025 min read

1. Apa itu Podman?

Podman (Pod Manager) adalah alat untuk menjalankan dan mengelola container mirip dengan Docker, tetapi bekerja tanpa daemon (daemonless) dan dapat berjalan dalam mode tanpa root (rootless). Hal ini membuat Podman lebih aman dan lebih fleksibel, terutama pada lingkungan server atau produksi.

2. Perbedaan Podman dengan Docker

FiturPodmanDocker
Membutuhkan daemon?TidakYa (dockerd)
Dapat berjalan tanpa root?YaTerbatas
Kompatibel dengan image Docker Hub?YaYa
CLI Mirip DockerYaYa
Mendukung konsep Pod seperti KubernetesYaTidak

Podman dapat digunakan sebagai pengganti Docker tanpa perlu mengubah banyak perintah, karena sintaksnya hampir identik. Podman juga lebih aman karena tidak perlu menyediakan akses root untuk menjalankan container.

3. Apa itu Daemon? (Penjelasan untuk Orang Awam)

Daemon adalah program yang berjalan di belakang layar dan siap menerima perintah kapan saja. Program ini biasanya tidak terlihat dan berjalan otomatis ketika sistem dinyalakan.

Contoh: Pada Docker, perintah docker run sebenarnya menghubungi daemon bernama dockerd yang mengelola container. Sedangkan pada Podman, perintah podman run langsung mengeksekusi container tanpa perlu daemon yang terus hidup di latar belakang.

4. Instalasi Podman

Ubuntu / Debian

sudo apt update
sudo apt install podman -y

Fedora / CentOS / RHEL

sudo dnf install podman -y

MacOS (Homebrew)

brew install podman

5. Mengatur Default Registry (Menambahkan docker.io)

Ketika menjalankan podman pull nginx, error dapat terjadi jika registry default belum diatur. Untuk mengatur Docker Hub sebagai default registry, edit file konfigurasi berikut:

sudo nano /etc/containers/registries.conf

Tambahkan atau ubah menjadi:

unqualified-search-registries = ["docker.io"]

Simpan lalu keluar, kemudian coba pull lagi:

podman pull nginx

6. Perintah Dasar Podman dan Padanan Docker

DockerPodman
docker pull nginxpodman pull nginx
docker run -d -p 8080:80 nginxpodman run -d -p 8080:80 nginx
docker pspodman ps
docker stop <id>podman stop <id>
docker rm <id>podman rm <id>

Opsional: Agar perintah Docker tetap bisa digunakan

alias docker=podman

7. Menjalankan Container Contoh

podman run -d --name web -p 8080:80 docker.io/nginx

8. Membuat Pod (Mirip Konsep Kubernetes)

podman pod create --name mypod -p 8080:80
podman run -d --pod mypod nginx

9. Mengaktifkan Container agar Restart Otomatis (Generate systemd)

podman generate systemd --name web --files --new

10. Kesimpulan

  • Podman adalah alternatif Docker yang lebih aman karena tidak memerlukan daemon dan bisa berjalan tanpa root.
  • Podman kompatibel dengan image Docker Hub.
  • Podman menggunakan konsep Pod yang selaras dengan Kubernetes.
  • Penggunaan perintah Podman hampir sama dengan Docker sehingga mudah dipelajari.